Bagikan Ke

BPR Sari Jaya Sedana pada Jumat, 4 April 2025 menyelenggarakan kegiatan edukasi literasi keuangan: Kreasimuda ke Finalis Jegeg Bagus KLungkung 2025, bertempat di kantor Pusat Layanan Usaha terpadu (PLUT) Kabupaten Klungkung.


Topik Kreasimuda Sarijaya tahun 2025 adalah “Pentingnya Perencanaan Keuangan”, dilengkapi pemutaran video “Pentingnya Merencanakan Keuangan dan Mengelola Uang” khususnya bagi anak muda, lebih khusus kepada finalis Jegeg Bagus Kabupaten KLungkung tahun 2025. Finalis Jegeg Bagus Klungkung tahun 2025 ini berjumlah 20 Jegeg Bagus. Turut hadir menyampaikan materi edukasi, Ketut Upadana pejabat eksekutif BPR Sarijaya. Materi Kreasimuda dibawakan langsung Darmawijaya, Direktur Utama BPR Sari Jaya Sedana.


Sampai saat ini BPR Sarijaya tetap fokus memberikan layanan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Melalui kegiatan Kreasimuda ini BPR Sarijaya berupaya turut membantu pemerintah dalam meningkatkan angka literasi dan inklusi keuangan, mengurangi gap literasi dan inklusi keuangan.
Disebutkan, dari survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2024 menyebutkan bahwa angka Indeks literasi keuangan tahun 2023 sebesar 65,43% artinya dari 100 orang umur 15-79 tahun, hanya 65 orang yang terliterasi keuangan dengan baik (Well Literate). Periode yang sama, angka Indeks inklusi keuangan sebesar 75,02%. Masih terdapat gap 9,59%, angka indeks literasi lebih rendah dari indeks inklusi keuangan.


Hasil survey juga menyebutkan bahwa, aspek pengetahuan baik terhadap lembaga jasa keuangan maupun produk dan layanannya menjadi kontributor terbesar dalam pembentukan indeks literasi. Dari sisi klasifikasi desa, penduduk yang tinggal di perkotaan memiliki indeks inklusi keuangan yang relatif lebih tinggi dibandingkan masyarakat yang berdomisili di wilayah perdesaan.


Dari sisi demografi, penduduk dengan tingkat pendidikan yang semakin tinggi menunjukkan indeks literasi keuangan yang semakin tinggi. Dari sisi gender, indeks literasi perempuan sedikit lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Di sisi lain, masyarakat yang berada pada umur produktif (26-35 tahun), memiliki indeks literasi keuangan yang relatif lebih tinggi dibandingkan kelompok umur lainnya./D.Wijaya

TAGS

CATEGORIES

BPRPENGETAHUAN

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BPR Sarijaya Hadiri Sosialisasi Peningkatan PNBP Layanan Jaminan Fidusia

Bagikan KeKarangasem – Perwakilan BPR Sari Jaya Sedana, Meranggi Darmawijaya bersama Komang Kembar, menghadiri kegiatan sosialisasi Peningkatan[…]

BPR Sarijaya Hadir dalam Gerakan Penanaman 1.000 Bibit Kelapa Daksina di Klungkung

Bagikan KeKomitmen pelestarian budaya dan lingkungan kembali digaungkan melalui gerakan penanaman 1.000 bibit kelapa daksina yang[…]

BPR Sari Jaya Sedana Goes To School: Serahkan Juara Lomba Nyurat Aksara Bali Tingkat SD se-Kecamatan Dawan

Bagikan KeLomba Nyurat Aksara Bali tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Dawan sukses digelar pada Sabtu (14/2/2026) di[…]